Gregory "Greg" Dyke (Foto: ist)
Target yang menyiratkan tuntutan itu datang dari mulut Greg Dyke, chairman FA (PSSI-nya Inggris) dalam pidato pertamanya usai menggantikan David Bernstein. Tapi sebelum itu, Dyke juga ingin lebih dulu melihat Inggris mencapai target “minimalis-nya” di Euro 2020 yang saat ini tengah diwacanakan digelar lintas Eropa.
“Target pertama adalah mencapai semifinal Euro 2020 dan yang kedua adalah memenangkan Piala Dunia 2022 mendatang,” tegas Dyke, sebagaimana disadur DailyMail, Kamis (5/9/2013).
“Di Euro 2020 di mana kami mengharapkan Wembley jadi salah satu tuan rumah pertandingan, akan memberikan kami fokus untuk lolos ke fase berikutnya pada turnamen tersebut. Dari situ, kami berharap bisa lolos dan menang di PD 2022,” lanjutnya.
Kendati demikian, bukan berarti Dyke ingin begitu saja “melepas” Inggris tanpa harapan dan target di berbagai turnamen sebelum Euro 2020 dan PD 2022. Untuk PD 2014 contohnya. Dyke juga berharap Inggris mampu lolos tanpa harus lebih dulu menjalani play-off, lantaran saat ini masih terpaku di tempat kedua Grup H kualifikasi Piala Dunia, di bawah Montenegro.
“Beberapa orang bilang target yang dicanangkan membebani para pemain dengan tekanan besar, tapi pemain top harus bisa mengatasi tekanan jika mereka ingin jadi pemenang dan kami ingin juara. Saya juga ingin menjelaskan bahwa target itu tak berarti kami mengapus peluang kami sendiri sebelum 2020,” imbuh Dyke.
“Kualifikasi untuk (lolos) ke Brasil sangat penting dan saya tahu kerja keras (pelatih) Roy Hodgson dan para pemain untuk bisa ke sana. Saya yakin kami akan berhasil ke putaran final,” tukas mantan jurnalis berusia 66 tahun tersebut.